Pertanyaanitu datang dari awak media yang terang-terangan bertanya kepadanya. Dengan sumringah Ozil menjawab jika ada kesempatan bermain di Indonesia maka dia akan bermain untuk Juara Bertahan Liga Indonesia musim Lalu Bali United. Sangat mengejutkan memang karena selama ini Ozil dikait-kaitkan dengan Klub Sultan Rans Cilegon FC tapi tidak Terakhir imbuh Sugiartha, adalah pagelaran yang disebut sebagai Bali World Culture Celebration, perayaan budaya dunia di Bali. Melalui kegiatan BWCC ini “kita juga ingin melihat, kalau kita punya kearifan, katanya. “Kalau kita punya kekuatan, di dunia luar sana pasti juga ada kekuatan yang patut kita syukuri, yang patut kita ajak MACAMMACAM DESAIN KAMAR TIDUR Berikut adalah desain kamar tidur buat kalian yang bingung atau bosan dengan kamar tidur anda dirumah dan mungkin bisa anda coba di kamar anda Desain 1 Desain yang pertama ini dibuat di dalam villa yang dibuat di daerang perbukitan. kamar ini dihiasi dengan lampu tidur dan vas yang membuatnya terkesan mewah DiBali, tradisi modern dan kuno ada sisi-by-side. Ada berbagai macam konfigurasi gamelan, 1966 buku Colin McPhee menyediakan diskusi yang sangat baik masing-masing. Ini gamelan menggunakan beberapa sistem tuning tuning sistem slendro (misalnya, seperti yang digunakan oleh wayang jender) dan tiga tala sistem pelog (misalnya, pelog selisir Berikutini macam sambal Ikhas Indonesia yang banyak wajib dicoba yang telah dirangkum dari berbagai sumber. 1. Sambal Terasi. Sambal terasi adalah sambal klasik yang paling umum dimasak keluarga Indonesia. Aneka cabai (biasanya cabai merah), beberapa bumbu, plus terasi, diulek jadi satu di atas cobek. Wajahnyacerah. Senyum mengembang selalu hadir dari diri remaja berusia 14 tahun bernama Nyoman Arya. Dia merupakan bocah kelas VII SMP. Ia selalu ceria kepada tiap orang yang datang menemuinya. Seolah tak ada beban hidup yang dihadapinya. Namun rupanya, Arya hidup di rumah hanya dengan dua adiknya, Ketut Sana (12) dan Wayan Sudirta (4,5). Arya BimaArya menuturkan, berbagai macam cara nilai keberagaman pun dapat terlihat dari lukisan dan berbagai macam ilustrasi. Seperti ekspresi dari publik mengenai persoalan di perkotaan, contohnya adalah gambaran angkot dan lainnya. “Kedepannya kita ingin juga mendorong hadirnya kegiatan-kegiatan seperti ini sebanyak mungkin,” ujar Bima Arya. AfterTohjaya died, Ranggawuni ascended the throne in 1248 AD with the title of Sri Jaya Wishnuwardhana. Cempaka Mahisa who had helped to seize the throne, gained the position as Queen Angabhaya grace, the second most important official in the Kingdom with a degree Singgasari Narasinghamurti. In the year 1254. Macammacam Jenis Seni Rupa Terapan dan Contohnya. Setelah mengetahui pengertian, fungsi, dan unsur seni rupa terapan, Grameds pasti sudah bisa menemukan beberapa benda yang merupakan jenis seni terapan di lingkungan sekitar. Berikut ini macam-macam jenis seni rupa terapan dan contohnya yang bisa Grameds temui dalam kehidupan sehari-hari: 1. Desain AryaBelog atau sering disebut Arya Tan Wikan, yang juga disebut Padharman I Gusti Ngurah Patandakan. Panyungsungnya terutama dari Puri Kaba-kaba dan daerah lain di Bali. 13. Pura Padharman Arya Kenceng Pura atau Kahyangan ini juga disebut Padharman I UfNdMSj. Bali dikenal sebagai salah satu pulau Indonesia yang paling unik dan eksotis. Oleh karena itu, tak heran jika banyak wisatawan yang kembali berkunjung ke pulau ini. Jika Sobat Pesona sedang berada di Pulau Dewata, jangan sampai melewatkan salah satu aktivitas wisata yang tengah ngetren di Bali ini, lho! Ya, ayunan! Bermain di spot ayunan sambil memandangi eksotisme yang ditawarkan Pulau Dewata memang menjadi aktivitas wisata yang tengah digandrungi di Bali. Selain menyenangkan, beberapa spot ayunan juga merupakan surga bagi para pecinta fotografi, sebab 10 spot ayunan instagramable di Bali berikut ini menawarkan latar foto yang instagramable. 1. Alas Harum Ayunan dari Alas Harum ini terletak di daerah agrowisata terkenal di Bali, yaitu di Jalan Lunga Tegllalang, yang terletak hanya 20 menit dari Ubud Tengah. Di sini, ada banyak kegiatan yang bisa Sobat Pesona pilih, mulai dari merasakan nikmatnya minum kopi luwak, belajar cara membuat kopi, hingga menjajal permainan outdoor seru seperti flying fox, sky biking, serta ayunan dengan pemandangan indah sekitar Alas Harum. Sumber foto alasharumbali Alas Harum menawarkan tiga level ayunan yang berbeda. Level pertama ada extreme swing yang menawarkan pengalaman berayun dari ketinggian 15 meter di atas permukaan tanah. Level selanjutnya adalah couple swing yang sedikit lebih tinggi yakni dengan 20 meter dan bisa dinaiki oleh dua orang. Sementara itu, level yang terakhir adalah super extreme swing. Ya, seperti namanya, super extreme swing adalah ayunan tertinggi dengan ketinggian mencapai 25 meter. Bagaimana? Apakah Sobat Pesona tertarik untuk menjajal aktivitas yang memacu adrenalin ini? Jika Sobat Pesona kurang nyaman dengan aktivitas yang terlalu ekstrim, Alas Harum juga menawarkan aktivitas lain yang bisa Sobat Pesona coba, lho! 2. Aloha Ubud Swing Salah satu tujuan agrowisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan di daerah Tegalalang adalah Aloha Ubud Themed Park. Hanya berjarak 5 km dari Patung Arjuna di Ubud, taman ini menyediakan lima pilihan ayunan mulai dari ketinggian 10 hingga 60 meter yang patut Sobat Pesona jajal. Sembari memompa adrenalin lewat ayunan ekstrim, Sobat Pesona akan dimanjakan dengan cantiknya pemandangan sawah dengan hutan Ubud yang menjadi latar belakangnya. Sumber foto Aloha Ubud Swing Tak lupa, spot foto instagramable lainnya di taman ini juga bisa kamu dapatkan dengan berkunjung ke sarang burung raksasa yang memang menjadi spot foto incaran para wisatawan. Cocok banget deh pokoknya untuk mempercantik feed Instagram Sobat Pesona! Setelah puas menjajal berbagai aktivitas outdoor yang seru, saatnya berkunjung ke perkebunan kopi dan nikmati secangkir kopi atau teh untuk sekadar suntikan energi. Tertarik untuk merasakan keseruannya? Yuk, segera berkunjung ke Ayunan Aloha Ubud! 3. Bali Swing Salah satu objek wisata ayunan terfavorit di Bali lainnya adalah Bali Swing. Ayunan cantik ini terletak di Jalan Dewi Saraswati, hanya berjarak 20 menit dari Ubud tengah atau jam dari Kuta. Ayunan ini sangat cocok untuk Sobat Pesona yang tengah mencari aktivitas outdoor asyik sekaligus menantang dengan level ketinggian ayunan hingga mencapai 78 meter, lho! Selain objek wisata ayunan, Bali Swing juga menawarkan paket aktivitas lainnya seperti tur romantis Volkswagen ke air terjun, lovely elephant park swing, quad swing, dan juga exciting Rafting! Tak lupa, spot foto instagramable pun hadir di setiap sudut tempat di Bali Swing ini untuk memanjakan pengunjung. Gimana? Tertarik mengunjungi Bali Swing? 4. D'tukad River Club Ayunan Balangsinga Waterfall Mampirlah Dtukad River Club di Banjar Blangsinga, di Gianyar, yang terletak hanya 30 menit dari Ubud Tengah. Bak surga dunia yang sesungguhnya, ayunan ini mengarah ke air terjun Blangsinga, menciptakan pemandangan yang tak ada tandingannya. Rasakan pengalaman unik berayun tinggi hingga mencapai ketinggian 87 meter di atas permukaan tanah sambil menyaksikan lekukan dan pahatan alam yang mampu menyejukkan mata. Langsung saja datang ke Dtukad River Club dan rasakan sensasinya! 5. LeKaja Bali Swing Salah satu tempat wisata yang seru lainnya yang sayang untuk Sobat Pesona lewatkan saat berada di Bali adalah LeKaja Bali Swing. Tempat ini berlokasi di desa CarangSari yang hanya berjarak 8 km dari Ubud Utara. Di sini, Sobat Pesona bisa memilih ketinggian ayunan yang terdiri dari 10 hingga 15 meter. Eksotisnya pemandangan hutan di sekitar juga dapat menjadi latar foto yang sempurna untuk instagram-mu. LeKaja juga menawarkan aktivitas seru lainnya seperti arung jeram, flying fox, dan aktivitas lainnya yang bisa Sobat Pesona coba! 6. Swing Bas De Atayana Seiring dengan berkembangnya agrowisata di Bali, saat ini semakin banyak pilihan objek wisata yang bisa Sobat Pesona pilih, salah satunya adalah Swing Bas De Atayana atau lebih dikenal dengan I Love BAS yang telah beroperasi sejak tahun 2001. Daya tarik objek wisata ini adalah ayunan besar berbentuk hati dengan latar belakang pemandangan indah, sangat pas untuk menjadi spot foto andalan. Ya, ayunan yang diberi nama “Swing in Loved” ini menjadi incaran utama saat berkunjung ke sini, apalagi bagi pasangan. Apakah Sobat Pesona tertarik untuk menaklukan Swing in Loved bersama pasangan? Yuk, cari tahu info lebih lanjut mengenai tempatnya sekarang juga! 7. Terrace River Pool Swing Pengalaman ayunan terbaik dengan 15 jenis ayunan berbeda dan ketinggian mencapai 45 meter dapat Sobat Pesona rasakan di Terrace River Pool Swing yang terletak di Jalan Raya Ceking, Tegalalang. Tempat ini adalah destinasi yang wajib dicoba bagi kamu yang tengah mencari petualangan seru. Bagaimana tidak, banyak hal menarik yang bisa Sobat Pesona jelajahi di tempat ini, termasuk berfoto di salah satu spot terbaik yakni sarang burung raksasa yang didesain cantik untuk jadi background foto para pengunjung. 8. Uma Pakel Swing Destinasi ayunan lainnya masih berada di sekitar Tegalalang, Ubud. Agrowisata Uma Pakel berbatasan dengan terasering Tegalalang sehingga Sobat Pesona bisa merasakan pengalaman berayun yang mengesankan dengan menyaksikan pahat demi pahat persawahan. Sumber foto umapakel_bali Jangan lupa untuk mengambil foto di dalam sarang burung hummingbird untuk post instagram yang memikat. Tunggu apalagi? Yuk segera rencanakan kunjunganmu ke sini! 9. Wanagiri Hidden Hills Swing Bertualanglah menuju Wanagiri Hidden Hills untuk merasakan pengalaman naik ayunan fantastisnya! Terletak di dataran tinggi Wanagiri dan desa Munduk, Sukasada, Kabupaten Buleleng, Wanagiri Hidden Hills menawarkan atraksi yang menakjubkan, di antaranya sarang burung raksasa, rumah pohon, dan atraksi menyenangkan lainnya. Sumber foto Livia Jando Nah, salah satu daya tarik pengunjung adalah ayunan yang bisa Sobat Pesona naiki. Yang membuat ayunan dari Wanagiri Hidden Hills ini istimewa adalah pemandangan langsung menghadap ke Danau Buyan dan Danau Tamblingan yang indah saat berayun di ketinggian. Sobat Pesona juga akan merasakan sejuknya angin dan udara khas pegunungan yang dapat menyegarkan pikiran saat berkunjung ke sini! Wanagiri Hidden Hills buka setiap hari mulai jam 8 pagi hingga jam 5 sore. 10. Zen Hideaway Ubud Sekitar 30 menit dari Ubud, Sobat Pesona sudah bisa sampai di destinasi wisata favorit di Bali bernama Zen Hideaway Ubud. Objek wisata ini dikenal dengan ayunannya yang persis berada di tengah-tengah bukit yang dikelilingi oleh pohon-pohon rindang dan pemandangan megahnya Gunung Agung. Tak heran jika tempat ini menjadi incaran para pemburu foto di Bali! Itulah 10 tempat ayunan paling instagrammable yang direkomendasikan untuk Sobat Pesona jajal saat berkunjung Bali. Sebagian besar dari tempat tersebut buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore, beberapa bahkan buka hingga jam 7 malam. Jadi tunggu apa lagi? Yuk, segera rasakan sensasi berayun sambil menikmati indahnya Pulau Dewata dari ketinggian! Kiriman I Made Dwi Andika Putra, Mahasiswa PS Seni Karawitan ISI Denpasar Oleh Suhardana Penerbit “ PARAMITA” Cetakan Pertama Tahun 2006 Kata “Arya” menurut Zoetmulder dan Robson dalam “Kamus Jawa Kuno Indonesia” diartikan sebagai “terhormat, terpandang, mulia atau ningrat,” sedangkan kata “Nararya” diartikan sebagai “yang mulia diantara orang-orang keturunan ningrat. Sementara itu kata Nararya sering kali dicantumkan di depan nama diri. Dengan demikian menjadi jelas bahwa Nararya di depan nama seseorang menunjukkan bahwa orang tersebut adalah keturunan raja, keturunan ningrat atau orang yang terhormat, mulia atau terpandang. Pemakaian gelar Arya sebenarnya sudah berjalan sejak jaman Bali Kuno ketika Raja Ugrasena Berkuasa tahun 882 M, demikian juga pada waktu Raja Kesari Warmadewa memerintah tahun 913 M. Jayakaton yang pada tahun 907 menjadi Patih Raja menurunkan Arya Rigih, kemudian Arya Rigih melahirkan Arya Rigis yang selanjutnya menurunkan Arya Kedi. Berikutnya Arya Kedi menurunkan Arya Karangbuncing. Kemudian pada jaman Airlangga tahun 1019 M pun gelar Arya juga sudah dipergunakan. Sri Airlangga sendiri dari isterinya seorang putri gunung menamakan putranya Arya Buru atau Arya Pangalasan atau Arya Timbul. Dalam sejarahnya memang penggunaan gelar Arya itu menjadi semakin meluas setelah jatuhnya Kerajaan Kadiri ke tangan pasukan Majapahit. Sejak jatuhnya Kerajaan Kadiri, keturunan Sri Jayakatwang dan orang-orang Kerajaan Kadiri tidak lagi memperoleh kepercayaan. Semua pejabat yang semula dipegang orang-orang Kadiri diganti dengan orang-orang Majapahit. Raja Kadiri Sri Sastrajaya tahun 1258-1271M yang kedudukannya diganti oleh Jayakatwang turut menerima kekalahan itu dan mendapatkan gelar baru sebagai Arya Kadiri dan lazim disebut Ksatriyeng Kadiri atau Ariyeng Kadiri. Semua keturunan dan sanak saudaranya juga memperoleh gelar atau julukan yang sama. Gelar Arya atau Ksatria itu tidak saja diberlakukan bagi keturunan Raja Kadiri, tetapi juga bagi keturunan bekas Kerajaan Kahuripan. Karena itu disamping Arya Kadiri ada pula Arya Kahuripan. Ada Kesatiyeng Kadiri ada Kesatriyeng Kahuripan. Tidak itu saja, mantan Raja-raja dan keturunannya dari kerajaan-kerajaan kecil bekas daerah kekuasaan Kerajaan Kadiri maupun Kahuripan pun memperoleh gelar atau julukan yang sama. Gelar Arya diberikan juga kepada mereka yang kawin nyeburin nyentana dengan keturunan Kesatriyeng Kahuripan yang sudah menyandang gelar Arya. Misalnya Ida Bang Banyak Wide wangsa Brahmana yang kawin nyentana dengan Ni Gusti Ayu Pinatih putra Arya Beleteng wangsa Arya beralih kewangsaannya dari Brahmana menjadi Arya. Itulah sebabnya mengapa Ida Bang Banyak Wide menurunkan wangsa Arya Wang Bang Pinatih atau I Gusti Pinatih. Di Bali, kata Arya yang berarti juga ksatria ini diterjemahkan menjadi Gusti. Bahkan keturunan para Arya sendiri semisal Pangeran, Kiyai dan lain-lain diberi julukan yang sama yaitu Gusti. Tidak jelas kapan julukan Gusti termaksud diberlakukan, namun dapat diduga ada keterkaitannya dengan gelar para Raja Bali yang oleh pemerintah colonial Belanda diatur berdasarkan Staatblad No. 226 tanggal 1juli 1929. ketika itu Raja-raja Bali diberi gelar Cokorda, anak Agung atau I Dewa Agung. Dari sinilah rupanya gelar atau sebutan Gusti itu menunjukkan jati dirinya sebagai pengganti kata Arya, Kiyai atau Pangeran. Resensi Buku Babad Arya, Kisah Perjalanan Para Arya, Selengkapnya Bali memang terbaik deh Kain Bebali ketika digunakan sebagai sarana tradisi metatah. Sebanyak 11 macam kebudayaan Bali ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda WBTB Indonesia tahun 2020. Ini diputuskan oleh Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI secara daring, oada Sidang Penetapan WBTB tanggal 6-9 Oktober 2020 Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Prof Dr I Wayan Adnyana, sebelum ditetapkan sebagai WBTB, pihaknya harus terlebih dahulu memberikan paparan di hadapan tim ahli nasional secara daring. Baca Juga 4 Pesan Bijak Tetua Bali yang Tidak Boleh Kamu Lupakan 1. Sebelas budaya yang ditetapkan tersebut berasal dari Badung, Denpasar, Buleleng, Bangli, Karangasem serta ada yang diusulkan dari Provinsi sidang penetapan WBTB Tahun 2020 twlah menetapkan 153 warisan budaya dari seluruh Indonesia. Dari 153 warisan itu, 11 di antaranya merupakan warisan budaya Bali. Berikut daftarnya1. Tradisi Ari-Ari Megantung Domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan-perayaan Lokasi Desa Adat Bayung Gede, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Kondisi saat ini Masih bertahan 2. Lukisan Kaca Desa Nagasepaha Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional Lokasi Dusun Delod Margi Desa Nagasepaha, Kabupaten Buleleng Kondisi saat ini Sedang berkembang 3. Nanda Domain Adat Istiadat Masyarakat, Ritus dan Perayaan-perayaan Lokasi Beberapa Desa Adat di Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar Desa Adat Kesiman, Sumerta, Tabawu, Penatih Puri, Taman Pohmanis, Penatih, Bekul, Anggabaya dan Laplap Kondisi saat ini Masih bertahan 4. Tradisi Megoak-Goakan Desa Panji Domain Tradisi dan Ekspresi Lisan Lokasi Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng Kondisi saat ini Masih bertahan 5. Tradisi Kebo Dongol Domain Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Lokasi Pura Dalem Bangun Sakti, Banjar Basang Tamiang, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung Kondisi saat ini Masih bertahan 6. Tradisi Siat Yeh Banjar Teba Domain Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Lokasi Banjar Teba, Desa Adat Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Badung Kondisi saat ini Masih bertahan 7. Kain Bebali Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional Lokasi Tersebar di seluruh Bali, namun yang paling menonjol secara produktivitas terdapat di Kabupaten Karangasem Desa Bungaya, Desa Sidemen, Kabupaten Jembrana Kelurahan Dauh Waru, Kabupaten Buleleng Desa Pacung, Desa Tejakula, Kabupaten Klungkung Desa Nusa Penida, Desa Sampalan Kondisi saat ini Masih bertahan 8. Upacara Ngusaba Bukakak Domain Adat istiadat masyarakat, ritus, dan perayaan-perayaan Lokasi Pura Gunung Sekar, Desa Giri Mas, Desa Adat Sangsit Dangin Yeh, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng Kondisi saat ini Masih bertahan 9. Gambuh Pedungan Domain Seni Pertunjukan Lokasi Banjar Puseh, Desa Adat Pedungan, dan Banjar Menesa, Desa Adat Pedungan, Kelurahan Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar Kondisi karya budaya Sedang berkembang 10. Prasi Domain Keterampilan dan Kemahiran Kerajinan Tradisional Lokasi Kecamatan Sidemen dan Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem Kondisi saat ini Masih bertahan. 11. Genggong Domain Seni Pertunjukan Lokasi Seluruh Bali Kondisi karya budaya Masih bertahan. 2. Dalam waktu tujuh tahun, sudah ada 64 budaya Bali yang telah ditetapkan sebagai WBTB Kegiatan Penetapan WBTB merupakan langkah awal pemerintah dalam upaya perlindungan warisan budaya. Terutama warisan budaya yang pendukungnya mulai berkurang, hampir punah, ataupun yang rentan ditiru dan dikembangkan di daerah kurun waktu 2013-2020, sudah ada 64 budaya Bali yang ditetapkan sebagai WBTB Indonesia. Berikut daftar WBTB dari tahun 2013-2019Tahun 2013 Makepung, Jembrana Diusulkan oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya BPNB Bali Tahun 2014 Seni Pertunjukkan Tektekan Bali Diusulkan oleh BPNB Bali Tahun 2015 Seni Lukisan Klasik Kamasan, Klungkung Diusulkan oleh BPNB Bali Kain Gringsing Tenganan, Karangasem Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Sanghyang Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Rejang Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Baris Upacara Diusulkan oleh BPNB Bali Wayang Wong Diusulkan oleh BPNB Bali Dramatari Gambuh Diusulkan oleh BPNB Bali Topeng Sidakarya Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Barong Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Legong Keraton Diusulkan oleh BPNB Bali Tari Joged Diusulkan oleh BPNB Bali Endek Bali Diusulkan oleh BPNB Bali. Tahun 2016 Tradisi Makotek Diusulkan oleh BPNB Bali Gebug Ende Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Ter-teran Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem. Tahun 2017 Mekare-kare Tenganan Pagringsingan Diusulkan oleh BPNB Bali Makanan Betutu Diusulkan oleh BPNB Bali Gamelan Selonding Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Usaba Dangsil Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Usaba Sumbu Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Tari Leko Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Tabanan dan Badung Siat Tipat Bantal Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Tahun 2018 Seni Lukisan Batuan Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Bali Jegog Jembrana Diusulkan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Jembrana Siat Geni Desa Adat Tuban Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Mesabat-sabatan Biu Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Megibung Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Terompong Beruk Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Upacara Pangrebongan Kesiman Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Upacara Basmerah Desa Taman Pohmanis Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tari Baris Wayang Lumintang Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tari Baris Cina Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Tenun Songket Beratan Diusulkan oleh BPNB Bali Tradisi Nyakan Diwang Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Buleleng Tari Trunajaya Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Buleleng. Tahun 2019 Kerajinan Perak Celuk Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Bali Asta Kosala Kosali Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Bali Pangelantaka Diusulkan oleh BPNB Bali Baris Sumbu Desa Adat Semanik Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Gerabah Banjar Basang Tamiang Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Mabuug-buugan Desa Adat Kedonganan Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Gambuh Desa Adat Tumbak Bayuh Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Badung Ngaro Banjar Medura, Intaran, Sanur Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Legong Binoh Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Janger Kedaton dan Pegok Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Sate Renteng Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Usaba Dimel Desa Adat Selat Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Cakepung Budakeling Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Seni Musik Penting Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Karangasem Tari Baris Jangkang Diusulkan oleh Disbudpora Klungkung Ngrebeg Keris Ki Baru Gajah Diusulkan oleh Dinas Kebudayaan Tabanan. 3. Pengusulan berlangsung hampir setahun, dokumen dan kajiannya Adnyana menjelaskan, pengusulan warisan kebudayaan Bali agar lolos dan ditetapkan sebagai WBTB Indonesia harus melewati tahap kajian yang mendalam. Biasanya membutuhkan waktu sampai satu menunjuk nilai-nilai yang terkandung dalam objek kebudayaan seperti nilai yang luhur, luhung, dan memiliki manfaat dalam konteks peradaban atau kebudayaan masyarakat pendukungnya. Selain itu, warisan kebudayaan ini masih eksis hingga pengusulan WBTB ke Direktorat Jenderal Kebudayaan merupakan sinergi Dinas Kebudayaan Provinsi Bali bersama Dinas Kebudayaan Kabupaten/Kota se-Bali serta Balai Pelestarian Nilai Budaya yang dimulai dari awal tahun. Mulai dari seleksi kelengkapan administrasi, perbaikan deskripsi serta penilaian substansi oleh Tim Ahli. “Semoga penetapan warisan budaya Bali sebagai WBTB Indonesia dapat menjadi motivasi dalam menginventarisasi, penyusunan kajian serta pembuatan dokumentasi audio visual sebagai kelengkapan utama dalam pengusulan penetapan WBTB ke depan,” tutupnya. Berita Terkini Lainnya